Rabu, 12 Agustus 2009

Incubasi

Baglog yang sudah di di tanami bibit, pada ujung atas plastiknya dipasang cincin, kemudian ditutup dengan kertas koran yang sudah disterilisasi dan diikat dengan karet gelang.

Setelah itu simpan baglog di tempat ruangan yang sejuk dengan suhu berkisar antara 23-24 derajat celcius. Cahaya di dalam ruangan harus diminimalisir. Cahaya yang masuk jangan melebihi 20% terutama sinar matahari langsung harus dihindari. Bibit yang sudah ditanam di baglog akan terlihat bereaksi dan berubah warna menjadi putih mulai hari ke tiga sejak penyimpanan. Umur satu minggu warna putih akan semakin turun ke bawah. Itu adalah miselium jamur yang akan terus berkembang hingga sampai di bagian bawah baglog. Waktu yang dibutuhkan biasanya sekitar satu bulan hingga 40 hari.

Apabila seluruh baglog sudah berwarna putih, berarti baglog sudah jadi dan siap untuk dipelihara di dalam kumbung pemeliharaan. Pindahkan baglog dari ruang incubasi ke dalam kumbung pemeliharaan yang didalamnya sudah disiapkan rak-rak untuk menempatkan baglog dan diatur sedemikian rupa agar terlihat rapi, efektif dan efisien.

Kamis, 30 Juli 2009

Pembuatan Kumbung Pemeliharaan

Kumbung untuk tempat budi daya jamur tiram harus memenuhi syarat tumbuh jamur. Diantaranya suhu ruangan antara 15-16 derajat celcius, kelembaban udara tidak boleh kurang dari 95%.

Agar syarat tumbuh jamur tersebut bisa terpenuhi, maka pembuatan kumbung harus memperhatikan kondisi lingkungan yang ada. Apabila memungkinkan sekitar lokasi kumbung hendaknya terlindung dari sinar matahari yang terlalu menyengat, caranya dengan menanam pohon rindang disekeliling kumbung. Penempatan pintu masuk tidak berada di arah matahari terbit atau terbenam, agar sinar matahari tidak bisa langsung masuk ruangan kumbung. Tinggi bangunan jangan kurang dari tiga meter. Bahan-bahan material untuk membuat kumbung bisa menggunakan bahan yang sederhana, seperti bambu. Tiang dibuat dari bambu batangan, dindingnya dibuat dari bilik bambu, sedangkan atapnya dibuat dari daun kiray.

Penyemprotan Kumbung

Untuk menjaga suhu udara didalam kumbung supaya tetap sejuk dan menjamin kelembaban stabil berkisar antara 90 - 95 derajat celcius, maka harus dilakukan penyemprotan ruangan kumbung. Gunakan nozel semprotan yang mengeluarkan butiran air yang halus, agar kelembaban bisa merata. Jamur yang sedang tumbuh tidak perlu disemprot langsung dengan air, karena ia akan menyerap air dari kelembaban udara. Terlalu banyak air akan menyebabkan jamur mati atau membusuk. Namun apabila ditemukan ada baglog yang terlalu kerung, boleh disemprot dengan nozel halus, untuk menjaga kelembaban baglog tersebut.

Pemanenan

Pemanenan Jamur Tiram dilakukan pada malam hari atau pagi hari sebelum matahari terbit. Pilihlah Jamur yang sudah terlihat besar. Pegang erat-erat pangkalnya dan cabut dengan hati-hati. Usahakan agar bongkol jamur tidak tertinggal di baglog. Apabila ada akar yang tertinggal, segera dibersihkan dari baglog. Hal ini dilakukan untuk menghindari pembusukan yang bisa menghambat pertumbuhan jamur berikutnya.