Kumbung untuk tempat budi daya jamur tiram harus memenuhi syarat tumbuh jamur. Diantaranya suhu ruangan antara 15-16 derajat celcius, kelembaban udara tidak boleh kurang dari 95%.
Agar syarat tumbuh jamur tersebut bisa terpenuhi, maka pembuatan kumbung harus memperhatikan kondisi lingkungan yang ada. Apabila memungkinkan sekitar lokasi kumbung hendaknya terlindung dari sinar matahari yang terlalu menyengat, caranya dengan menanam pohon rindang disekeliling kumbung. Penempatan pintu masuk tidak berada di arah matahari terbit atau terbenam, agar sinar matahari tidak bisa langsung masuk ruangan kumbung. Tinggi bangunan jangan kurang dari tiga meter. Bahan-bahan material untuk membuat kumbung bisa menggunakan bahan yang sederhana, seperti bambu. Tiang dibuat dari bambu batangan, dindingnya dibuat dari bilik bambu, sedangkan atapnya dibuat dari daun kiray.
Kamis, 30 Juli 2009
Penyemprotan Kumbung
Untuk menjaga suhu udara didalam kumbung supaya tetap sejuk dan menjamin kelembaban stabil berkisar antara 90 - 95 derajat celcius, maka harus dilakukan penyemprotan ruangan kumbung. Gunakan nozel semprotan yang mengeluarkan butiran air yang halus, agar kelembaban bisa merata. Jamur yang sedang tumbuh tidak perlu disemprot langsung dengan air, karena ia akan menyerap air dari kelembaban udara. Terlalu banyak air akan menyebabkan jamur mati atau membusuk. Namun apabila ditemukan ada baglog yang terlalu kerung, boleh disemprot dengan nozel halus, untuk menjaga kelembaban baglog tersebut.
Pemanenan
Pemanenan Jamur Tiram dilakukan pada malam hari atau pagi hari sebelum matahari terbit. Pilihlah Jamur yang sudah terlihat besar. Pegang erat-erat pangkalnya dan cabut dengan hati-hati. Usahakan agar bongkol jamur tidak tertinggal di baglog. Apabila ada akar yang tertinggal, segera dibersihkan dari baglog. Hal ini dilakukan untuk menghindari pembusukan yang bisa menghambat pertumbuhan jamur berikutnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)